Hummer akhirnya punya peluang besar untuk bertahan. General Motors Corp. mengumumkan telah meneken MoU (Memorandum of Understanding) dengan pembeli merek ini. Seluruh proses pembelian diperkirakan tuntas triwulan ketiga tahun ini.

Berdasarkan MoU, pembeli dan harga belum bisa dibuka. Namun yang pasti, investor baru itu akan mendanai produk-produk Hummer masa depan seperti H4 dan H3T serta mengamankan pekerjaan 3000 orang di manufacturing, engineering dan jaringan dealer.

Sebagai bagian dari penawaran itu, Hummer tetap meneruskan kontrak produksi mobil dengan GM selama periode transisi. Contohnya, Pabrik perakitan GM di Shreveport akan tetap meneruskan kontrak perakitan H3 dan H3T hingga tahun depan.

“Hummer brand yang kuat,” kata Troy Clarke, president of GM North America. “Saya percaya Hummer akan mendunia lewat pemilik barunya. Dan untuk GM, penjualan ini akan mempercepat lahirnya GM yang lebih ramping, lebih fokus dan menjadi perusahaan otomotif yang lebih kompetitif dari segi harga.”

Setelah mengumumkan masuk Chapter 11 dan mengakui bangkrut, GM harus melakukan restrukturisasi untuk menjadi perusahaan yang lebih ramping, lebih sedikit tenaga kerja, lebih sedikit pabrik dan memangkas jumlah dealer. GM akan mempertahankan empat merek utama, Chevrolet, Cadillac, Buick dan GMC, sedangkan empat lainnya di lepas. Opel berhasil diselamatkan, Hummer kemungkinan besar juga selamat. Pontiac selesai riwayatnya.